4 Kota Besar Bebas Macet di Indonesia


img

Kota Jayapura dari ketinggian (Putri/detikTravel)

  • gb
  • gb
  • gb
 

Jakarta – Macet dan sumpek penuh sesak dengan kendaraan, kadang jadi masalah utama turis yang traveling ke kota besar. Tapi jika datang ke 4 kota berikut, dijamin Anda tidak akan bertemu dengan macet.

Dikumpulkan detikTravel, Senin (12/11/2012) inilah 4 kota besar di Indonesia yang bebas macet:

1. Balikpapan, Kalimantan Timur

Kota besar pertama yang ramai dikunjungi wisatawan namun bebas macet adalah Balikpapan di Kalimantan Timur. Ini adalah salah satu kota besar yang ada di Kaltim setelah Samarinda. Meski bukan ibukota provinsi, Balikpapan menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Di sinilah gerbang besar pariwisata Kaltim berada.

Ya, Balikpapan adalah kota tempat berdirinya Bandara Internasional Sepinggan. Ada banyak turis domestik maupun mancanegara yang hilir mudik di Kaltim melalui bandara ini. Meski ramai, Balikpapan tidak penuh sesak dengan kendaraan.

Turis bisa memacu kendaraan dengan cukup kencang di jalan rayanya karena hampir seluruh jalan di Balikpapan kosong alias sepi kendaraan. Hanya sesekali terlihat mobil dan motor yang lewat. Turis pun bisa menikmati pantai, sungai, dan hutan rimbun tanpa harus melalui macetnya ibukota.

2. Banjarmasin, Kalimantan Selatan

Masih berada di Kalimantan, kota besar kedua yang juga ramai dikunjungi turis tapi bebas macet adalah Banjarmasin. Ini adalah ibukota Provinsi Kalimantan Selatan.

Datang ke Banjarmasin, Anda akan dihadapkan dengan kota yang kaya limpahan sinar matahari. Panasnya hampir mirip dengan Jakarta saat musim kemarau tiba, bahkan kadang lebih menyengat. Yang membedakan hanyalah kondisi jalan. Hampir di seluruh sudut Kota Banjarmasin bebas macet. Kalau pun ada, hanya antrean panjang mobil di menunggu lampu lalu lintas berubah dari merah ke hijau.

Tidak seperti kota tetangganya yaitu Banjarbaru yang hampir selalu macet, Banjarmasin cukup lengang. Mungkin karena jalanan di sana yang besar dan jumlah mobil yang tidak terlalu padat. Intinya, traveling ke Banjarmasin, turis bisa menghirup udara Kota Seribu Sungai ini sambil duduk santai mencicipi soto Banjar di warung pinggir jalan.

3. Jayapura, Papua

Nah, ini dia kota besar yang bebas macet bahkan cenderung sepi kendaraan, Jayapura di Papua. Ibukota Provinsi Papua ini memiliki jalan raya yang lebar namun diisi dengan sedikit kendaraan.

Traveling ke Jayapura, Anda akan disuguhkan dengan pemadangan alam yang menakjubkan, mulai dari Pantai Base G hingga Desa Tablanusu. Tak hanya itu, turis juga akan terkesima melihat indahnya Danau Sentani yang menjadi danau terluas di tanah Papua.

Yang membuat traveling lebih asyik lagi, meski lokasi wisata berjauhan, pelancong tetep bisa mencapainya dengan cepat. Ini karena tidak akan ada macet yang menghadang Anda di tengah jalan.

4. Kupang, NTT

Tidak berhenti di Jayapura, masih ada satu lagi kota besar di Indonesia yang bebas macet kendaraan, yaitu Kupang. Kota besar di NTT ini juga menjadi pintu gerbang pariwisata karena memiliki bandara besar El Tari Kupang.

Walau diselimuti oleh panasnya matahari, Kupang selalu menarik karena diapit oleh banyak pegunungan hijau di kanan kiri. Tidak hanya itu, turis yang datang ke Kupang juga semakin dimanjakan karena hampir seluruh jalan di Kupang bebas macet.

Sama seperti Jayapura, lokasi wisata di Kupang mulai dari industri tenun hingga Pantai Lasiana yang cantik berada di tempat yang berjauhan. Walau begitu, Anda tidak akan menghabiskan waktu lama untuk mencapainya karena jalanan Kupang lowong alias sepi.

(Sumber : detiktravel)

Tentang andrey's blog

tegas, sederhana, humoris, dan bijaksana...
Pos ini dipublikasikan di Seputar Pariwisata Indonesia. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s